Berbincang Dengan Hoaks, Media Sosial Dan Dunia Digital
Pelatihan Guru Motivator Literasi Digital ( GMLD 2)
Pertemuan ke-13
Hari, Tanggal : Senin, 29 November 2021
Waktu : Pukul 16.00 - 18.00 WIB
Materi : Berbincang Dengan Hoaks, Media Sosial Dan Dunia Digital
Nara Sumber : Ibu Aam Nurhasanah
Pertemuan ke-13 Pelatihan Guru Motivator Literasi Digital dimulaim pukul 16.00 via WA Grup dengan moderator bapak Dail Ma'ruf, dan nara sumber Ibu Aam Nurhasanah seorang Guru dan Kepala SMP Matlaul Hidayah Lebak Banten
Ibu Aam memulai dengnan pertanyaan " apakah hoaks itu ? " Jawaban dijaring dengan menggunakan mentimeter .
Hoax adalah berita bohong atau berita yang sesungguhnya harus diverifikasi kebenarannya, Jangan dulu percaya dan jangan dishare jika infonya belum valid.
Zaman sekarang ini, medsos tempat paling banyak digunakan untuk menyebar hoax. Berita hoax seperti contoh ini:
Pertanyaan yang ke dua "Medsos apa yang paling banyak digunakan?"
👉Apa trik agar kita tidak terjerat perangkat hoaks di medsos?
Yaitu gunakan medsos dengan hal - hal positif dan bermanfaat seperti share ilmu yang bermanfaat. Jangan share sesuatu yang belum tentu kebnarannya apalagi sesuatu yang negatif.
👉Trik sukses bu Aam bisa memiliki puluhan buku solo dan antologi di sela - sela kesibukan bu Aam adalah belajar menulis setiap hari. Satu tahun yang lalu beliau belum jadi penulis, karena berlatih setiap hari seperti judul buku Om Jay "Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi" Menulislah dari hal - hal yang sederhana. Semudah kita update status dimedsos dan bergabung dengan kelas menulis Om Jay. Saya sudah membuktikannya, keajaiban menulis setiap hari lewat blog, bisa jadi brankas ide tulisan. Satu hari satu halaman, 1 tahun 350 halaman. Bisa jadi buku yang tebal. Akhirnya bisa sampai 37 buku. Ayo dicoba.
👉Bagaimana cara mengetahui kalau berita yang kita terima tersebut adalah hoax ?
Ciri - ciri berita hoax:
* Menciptakan kecemasan, kebencian dan permusuhan.
* Sumber tidak jelas dan tidak ada yang bisa dimintai tanggung jawab atau klarifikasi.
* Pesan sepihak, menyerang, dan tidak netral atau berat sebelah
* Mencatut nama tokoh berpengaruh atau pakai nama mirip media terkenal.
* Memanfaatkan fanatisme, atas nama ideologi, agama dan suara rakyat.
* Judul dan pengantarnya provokatif dan tidak cocok dengan isinya.
* Memberi penjulukan.
* Minta supaya dishare atau minta diviralkan.
* Menggunakan argumen atau data yang sangat tekhnis supaya terlihat ilmiah dan dipercaya.
* Artikel yang ditulis biasanya menyembunyikan fakta dan data serta memelintir pernyataan
nara sumbernya.
* Berita ini biasanya ditulis oleh media abal -abal di mana alamat media dan penanggung
tidak jelas.
* Manipulasi foto dan keterangannya. foto - foto yang digunakanbiasanya sudah lama dan
berasal dari kejadian di tempat lain dan keterangannya juga dimanipulasi.
👉Langkah apa yang kita lakukan bila ada yang menyebar hoax di grup.
Tips nya kita lebih bijak lagi dalam menyaring informasi. Tidak usah meneruskan berita yang
hoax. Amankan akun dengan verivikasi 2 langkah, ada di menu pengaduan akun.
Jarimu adalah harimaumu, saring dulu sebelun sharing. Posting yang penting, jangan asal
posting.
Belajar menulis diblog
Semangat selalu
Komentar
Posting Komentar